The Tijani Tariqa Response to the Covid-19 Pandemic in Indonesia
Main Article Content
Abstract
Article Details
Copyright and License
Authors who publish with Khazanah Sosial agree to the following terms:
-
Authors retain the copyright of their work and grant Khazanah Sosial the right of first publication. The work is simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0), which permits others to share the work, provided that appropriate credit is given to the authors and the original publication in Khazanah Sosial is acknowledged.
-
Authors may enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published version of their work, such as depositing it in an institutional repository or including it in a book, provided that its initial publication in Khazanah Sosial is acknowledged.
-
Authors are permitted and encouraged to share their work online, including through institutional repositories and personal websites, before and during the submission process. Such sharing may facilitate scholarly exchange and increase the visibility and citation of published work. For further information, see The Effect of Open Access.
References
Aceh, A. B. (1992). Pengantar Ilmu Thariqat. Solo: Ramadani.
Amin, S. (1999). Menggugat Tasawuf; Sufism dan Tanggung Jawab Sosial Abad 21. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Ariadi, P., Rulitawati, R., & Novita, M. (2021). Pemahaman dan Pengamalan Nilai-nilai Tasawuf di Kalangan Elit Muhammadiyah Sumatera Selatan. NUR EL-ISLAM: Jurnal Pendidikan Dan Sosial Keagamaan, 8(1), 166–191.
Choiriyah, C. (2013). Ajaran Tarekat Syekh Ahmad At-Tijani: Analisis Materi Dakwah. Wardah, 14(2), 155–165.
Hadi, A. C. (2020). Dinamika Beragama Masyarakat Pada Masa Pandemik Covid-19 Menuju Kenormalan Baru di Desa Ploso Ngawi. Jurnal Religi: Jurnal Studi Agama-Agama, 16(2), 88–207.
Hamkah, Z. (2020). Tarekat Tijaniyah (Eksklusifisme dan Eksoterisme Gerakan Tarekat Abad 19). Ash-Shahabah, 6(2), 215–222.
Jubba, H. (2021). Beradaptasi dengan Bencana: Strategi Beribadah Umat Islam dan Kristen di Tengah Pandemi Covid-19. Religious: Jurnal Studi Agama-Agama Dan Lintas Budaya, 5(1), 1–14.
Kamba, N. (2018). Kidz Zaman Now (Menemukan Kembali Islam). Tangerang Selatan: Pustaka IIMaN.
Kementerian Agama. Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 660 Tahun 2021. , (2021).
Kementerian Agama RI. Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 494 Tahun 2020, dan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 660 Tahun 2021. , (2020).
Kementerian Dalam Negeri. Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali. , (2021).
Kementerian Dalam Negeri. Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 24 Tahun 2021 Tentang PPKM Level 3 dan 4 di wilayah Jawa dan Bali. , (2021).
Keputusan Presiden Republik Indonesia, Nomor 12 Tahun 2020. , (2020).
Makhin, M. (2021). Hybrid Learning: Model Pembelajaran Pada Masa Pandemi Di SD Negeri Bungurasih Waru Sidoarjo. Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan, 3(2), 95–103.
Moh, N. (1988). Metode Penelitian. Cet. ke-3. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Mu’nis, H. (2019). Sejarah Otentik Politik Nabi Muhammad Saw (A. Jufri, Trans.). Tangerang: Imania.
Mulyati, S. (2011). Mengenal dan memahami Tarekat-tarekat Muktabarah di Indonesia. Jakarta: Kencana.
Nata, A. (2011). Sejarah Pendidikan Islam. Jakarta: Kencana.
Noor’ainah. (2011). Ajaran Tasawuf Tarekat Tijaniah. Ilmu Ushuluddin, 10(1), 87–105.
Saroh, U. M., & Chaidaroh, U. (2019). Pengaruh Ajaran Tarekat Tijaniyah terhadap Peningkatan ESQ (Emotional Spiritual Quotient) Jamaah PP. Syubbanul Ummah Al Abidin Lamongan. JoEMS (Journal of Education and Management Studies), 2(6), 35–42.
Simuh. (1999). Sufisme Jawa Transformasi Tasawuf ke Sufistik Jawa. Yogyakarta: Bentang Budaya.
Su’adi, F. (1993). Hakikat Thariqat Naqsabandiyah. Jakarta: Pustaka al-Husna.
Surat Edaran yang dikeluarkan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 Tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah. , (2021).
Susanto, D., Rosidah, A., Setyowati, D. N., & Wijaya, G. S. (2020). Tradisi keagamaan sebagai bentuk pelestarian budaya masyarakat Jawa pada masa pandemi. Suluk: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya, 2(2), 107–118.
Syafruddin, S. (2015). Tarikat Tijaniyah di Kalimantan Selatan. Al-Banjari: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Keislaman, 12(2), 41–68.
Usman, H., & Dkk. (2006). Metodologi Penelitian Sosial. Jakarta: Bumi Aksara.
Utami, I. (2020). Tradisi Ramadahan dan Lebaran di Tengah Covid-19. Annizom, 5(2), 131–138.
Van Bruinessen, M. (1992). Tarekat Naqsyabandiyah di Indonesia. Bandung: Mizan.
Zuhri, Z. (2020). Pemaknaan Syair Li Khamsatun di Tengah Pandemi Covid-19 Perspektif Living Islam. Living Islam: Journal of Islamic Discourses, 3(1), 149–166. https://doi.org/10.14421/lijid.v3i1.2272